Polaroid
Home
Hewan yang cocok untuk akikah buah hati yakni domba dewasa yang sudah memiliki gigi depan. Lihat beragam kiat perihal akikah disini.

Ini Dia 5 Hal Penting Tentang Aqiqah Buah Hati

Dalam masyarakat kita, akikah si kecil yakni suatu hal yang biasa dilakukan. Saat bayi lahir, seorang muslim yang baik ikut memikirkan kapan dan bagaimana akikah anak dikerjakan.

Secara bahasa, aqiqah (aqiqah) berarti memotong. Padahal secara istilah berarti sembelihan untuk buah hati yang baru lahir sebagai rasa syukur kepada Allah Swt. dengan niat dan persyaratan-persyaratan tertentu. Hukum akikah berdasarkan kalangan Syafi’i dan Hambali ialah sunah muakadah.

1. Waktu Penyembelihan
Penyembelihan binatang untuk aqiqah buah hati dianjurkan dikerjakan pada 7 hari setelah buah hati lahir. Hal itu pantas dengan hadis dari Baihaqi dari Abdullah ibn Buraidah, dari ayahnya, dari Nabi saw. Melainkan, kalau belum cakap, aqiqah dilakukan pada saat cakap melaksanakannya.

2. Hewan yang Disembelih
Binatang yang disembelih untuk akikah anak merupakan domba dewasa yang sudah mempunyai gigi depan. Pilihlah domba atau kambing yang sehat dan tak ada cacatnya. Kian besar dan gemuk domba atau kambing karenanya hal itu akan semakin baik.

Tak ada ketentuan apakah binatang yang disembelih sepatutnya jantan atau betina. Melainkan, lebih diutamakan domba jantan. Tujuannya untuk melestarikan reproduksi variasi hewan tersebut.

3. Jumlah Hewan
Jumlah binatang yang disembelih tergantung dari jenis kelamin buah hati. Jikalau kamu mau mengakikahkan anak laki-laki karenanya domba atau kambing yang disembelih berjumlah dua ekor. Sementara, apabila ingin akikah si kecil perempuan, domba atau kambing yang disembelih berjumlah satu ekor.

Baca pula berbagai info mengenai jakarta.nur-aqiqah.com/jasa-paket-aqiqah-di-jakarta-barat/.

4. Penerima Akikah
Kalau orang yang sesuai mendapatkan sedekah ialah fakir serta miskin, demikian pula dengan penerima aqiqah, merupakan orang fakir serta miskin di kalangan umat Islam. Baik juga bila daging akikah diberi kepada orang-orang terdekat seperti tetangga, mereka yang terlibat dalam proses persalinan seperti bidan atau dokter, si kecil yatim-piatu di sekitar rumah, serta saudara.

5. Berikan Daging Matang
Daging aqiqah sebaiknya dikasih dalam keadaan matang. Dengan memberikan daging yang telah matang, tentu tidak akan merepotkan orang-orang
yang menerimanya. Mereka tinggal menyantap hidangan tanpa harus memasaknya terutamanya dahulu.
Back to posts
This post has no comments - be the first one!

UNDER MAINTENANCE